LAMPUNG UTARA, BLB NEWS TV — Masyarakat Desa Sri Agung dan Desa Suka Jaya, Kecamatan Sungkai Jaya, Kabupaten Lampung Utara, menggelar musyawarah bersama membahas rencana pembangunan jalan penghubung antardesa.
Musyawarah berlangsung di Aula Kantor Desa Sri Agung, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Pertemuan tersebut menjadi wadah masyarakat dari kedua desa untuk menyepakati langkah pembangunan akses jalan yang dinilai dibutuhkan untuk menunjang mobilitas warga.
Hasil musyawarah menyepakati pembangunan jalan onderlagh sepanjang kurang lebih 300 meter yang menjadi akses penghubung antara Desa Sri Agung dan Desa Suka Jaya.
Pembangunan jalan tersebut direncanakan tidak menggunakan anggaran pemerintah, melainkan mengandalkan swadaya masyarakat dari kedua desa serta sumbangan para pengusaha dan donatur.
Salah satu pengusaha yang turut memberikan dukungan adalah H. Chandra, warga Desa Sawojajar, Kecamatan Kotabumi Utara. Ia ikut berkontribusi melalui sumbangan untuk mendukung rencana pembangunan jalan tersebut.
Berdasarkan hasil pembahasan dalam musyawarah, kebutuhan dana untuk pembangunan jalan onderlagh sepanjang sekitar 300 meter itu diperkirakan mencapai kurang lebih Rp150 juta.
Kasi Pembangunan Kecamatan Sungkai Jaya, Ridwan Efendi, S.E., menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif masyarakat dari kedua desa.
Menurutnya, pembangunan berbasis swadaya merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayahnya.
“Kami dari pihak kecamatan mendukung penuh kegiatan ini. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan masyarakat dalam membangun wilayahnya,” ujar Ridwan.
Kepala Desa Sri Agung H. Amirudin, S.H., M.H., yang menjadi tuan rumah musyawarah, mengatakan pembangunan jalan tersebut merupakan kepentingan bersama karena digunakan sebagai akses penghubung masyarakat dari dua desa.
Ia berharap semangat gotong royong yang telah terbangun dapat terus dipertahankan hingga pembangunan jalan selesai.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Suka Jaya Pasriadi.
Ia menyatakan pihaknya mendukung rencana tersebut dan siap membantu memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan selama proses pembangunan.
Ketua GERMAS Nopiyandi turut mengajak masyarakat Desa Sri Agung dan Desa Suka Jaya menjaga kekompakan serta bersama-sama mewujudkan pembangunan jalan yang telah disepakati.
Pembangunan jalan onderlagh sepanjang sekitar 300 meter tersebut diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, memperlancar mobilitas, serta menunjang aktivitas warga di kedua desa.
Musyawarah ini menjadi langkah awal bagi masyarakat Desa Sri Agung dan Desa Suka Jaya untuk membangun infrastruktur secara swadaya dan gotong royong, dengan dukungan para pengusaha dan donatur.
Liputan: Riki eLtii — BLB News TV
0 Komentar