BUPATI LAMSEL GERAM – MARAH KETIKA DAPAT INFO ADA OKNUM MINTA 50 JUTA ATAS NAMANYA, ANCAM TIDAK AKAN MENANDATANGANI IJIN JIKA PELAKU TIDAK DIPROSES

Bupati Lamsel Geram – Marah Ketika Dapat Info Ada Oknum Minta 50 Juta Atas Namanya, Ancam Tidak Akan Menandatangani Ijin Jika Pelaku Tidak Diproses 
 
Blbnewstv.id – Lampung Selatan ||  – Suara Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, terdengar jelas dengan nada yang penuh kemarahan dan geram ketika memberikan pesan kepada jurnalis yang terhubung melalui Voic Not. Kabar yang diterimanya mengenai adanya indikasi seorang pengusaha di daerahnya diminta uang sebesar 50 juta rupiah atas nama dirinya, menjadi pemicu kemarahan yang luar biasa dari pemimpin daerah tersebut.
 
"Dengar baik-baik, saya baru saja menerima informasi yang benar-benar membuat saya sangat marah! Ada oknum tidak bertanggung jawab yang berani menggunakan nama saya untuk meminta uang sebanyak 50 juta rupiah dari seorang pengusaha yang tengah mengurus izin usaha di Lampung Selatan.

 Bagaimana bisa mereka berani melakukan hal seperti ini? Ini bukan hanya merugikan pengusaha, tapi juga merusak nama baik saya pribadi dan citra seluruh pemerintah kabupaten Lampung Selatan," ucap Bupati dengan nada yang meningkat dan jelas terasa emosinya.
 
Beliau mengungkapkan bahwa sejak awal masuknya berkas perijinan tersebut di meja kerjanya, sudah mendapatkan informasi terkait adanya indikasi praktik pungli. "Saat berkasnya pertama kali sampai di sini, saya sudah tahu ada sesuatu yang tidak beres dengan prosesnya. 

Makanya saya sengaja biarkan tidak saya tanda tangani – agar oknum pelaku pungli tersebut muncul dan kita bisa menangkapnya dengan bukti yang jelas. Dan benar saja, akhirnya pengusaha tersebut datang langsung dan menyampaikan keluhan penuhnya bahwa dia diminta uang oleh salah satu oknum berinisial UB," jelas Bupati dengan nada yang tetap tegas.
 
Selama ini telah berusaha sebaik mungkin untuk menciptakan sistem perijinan yang mudah, cepat, dan transparan bagi para pelaku usaha yang ingin berinvestasi di daerahnya. Kesungguhan tersebut justru diusik oleh tindakan tidak terpuji dari oknum yang hanya memikirkan kepentingan pribadi semata.
 
"Saya sudah berkali-kali menyampaikan bahwa untuk mengurus izin usaha di sini tidak perlu memberikan uang tambahan kepada siapapun, apalagi atas nama saya! Semua proses sudah diatur dengan jelas melalui mekanisme resmi, dan saya sendiri selalu siap untuk menandatangani izin-izin tersebut secepat mungkin karena ini adalah demi kemajuan daerah kita bersama," jelas Bupati, masih dengan nada yang kuat dan penuh tekad.
 
Tak berhenti sampai di situ, Bupati juga memberikan ancaman tegas terkait penanganan kasus ini. "Saya akan memberikan instruksi tegas kepada seluruh aparatur terkait – mulai dari dinas terkait, inspektorat, hingga kepolisian – untuk melakukan penyelidikan tuntas dan cepat. Jika ternyata pelaku pungli ini tidak segera diproses secara hukum dengan sungguh-sungguh, maka saya bisa jamin, izin usaha yang sedang diurus oleh pengusaha tersebut tidak akan pernah saya tanda tangani! Saya tidak akan membiarkan tindakan keji ini terus merusak lingkungan bisnis di Lampung Selatan," tandasnya.
 
Bupati juga menegaskan secara tegas kepada pengusaha tersebut agar segera melaporkan kasus ini ke pihak berwenang untuk diproses hukum secara maksimal.

 "Saya sudah mengatakan langsung kepada pengusaha tersebut: jangan ragu atau takut untuk melaporkan hal ini ke kepolisian dan inspektorat daerah. Kasus ini harus diproses sampai tuntas agar tidak ada lagi oknum yang berani melakukan hal serupa dan merusak nama baik Lampung Selatan di mata masyarakat maupun dunia usaha," tegasnya.
 
Menurut Bupati, citra daerah adalah aset berharga yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat dan aparatur pemerintah. Ia khawatir jika kasus seperti ini dibiarkan berlarut-larut, maka akan menimbulkan persepsi negatif di mata para pengusaha baik dalam maupun luar daerah bahwa birokrasi di Lampung Selatan ribet dan penuh dengan hambatan akibat praktik pungli dari oknum yang tidak bertanggung jawab.
 
"Kita sedang berusaha keras menarik investasi ke Lampung Selatan, membangun infrastruktur, dan menciptakan lapangan kerja bagi rakyat kita. Tapi bagaimana mungkin hal itu bisa tercapai jika ada orang-orang yang sengaja membuat kesulitan dan mencuri kepercayaan dengan menggunakan nama saya? Jangan sampai citra Lampung Selatan yang sudah kita bangun dengan susah payah hancur hanya gara-gara perilaku tidak terpuji dari beberapa oknum tersebut," tegas Bupati dalam akhir pesan suaranya.
 
Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh pengusaha yang sedang atau akan mengurus izin usaha di Lampung Selatan untuk tidak pernah terpengaruh oleh godaan atau paksaan dari siapapun yang menawarkan jalan pintas dengan imbalan uang. Beliau mengimbau agar segera melaporkan setiap bentuk praktik pungli atau tekanan yang mereka alami ke pihak berwenang atau langsung ke kantor bupati untuk mendapatkan perlindungan dan penanganan yang tepat.
 
"Kami siap memberikan dukungan penuh bagi para pengusaha yang mau mengikuti proses yang benar. Bersama-sama kita harus membersihkan sistem kita dari segala bentuk korupsi dan praktik tidak jujur agar Lampung Selatan bisa berkembang dengan baik dan menjadi destinasi investasi yang menarik di Provinsi Lampung," pungkas Bupati sebelum mengakhiri panggilan suara tersebut.  (Yoni)

0 Komentar

Posting Komentar