Tak Ada Peradaban Hebat Tanpa Peranan Pemuda Mirzani Djausal Hambar Tanpa Karang Taruna

Tak Ada Peradaban Hebat Tanpa Peranan Pemuda Mirzani Djausal Hambar Tanpa Karang Taruna

Opini:

Oleh: KangAy Sekjen Katar Kabupaten Lalpung Selatan 
 
Bandar Lampung, 8 Juni 2026 – Menghadapi dinamika organisasi dan tuntutan zaman, Karang Taruna (KATAR) Provinsi Lampung tengah memasuki fase pembenahan menyeluruh. Agar mampu melakukan lompatan strategis dan kembali menjadi garda terdepan pembangunan, organisasi ini sangat membutuhkan sosok pemimpin atau nakoda yang handal, berintegritas, dan memiliki visi ke depan.
 
Sebagai organisasi kepemudaan yang tumbuh mengakar di tengah masyarakat, Karang Taruna memiliki kedudukan istimewa sebagai mitra strategis pemerintah. Karang Taruna Provinsi Lampung harus hadir sebagai mitra kandung yang loyal dalam membantu mewujudkan kebijakan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, yang akrab disapa Yay Mirza. Sebab, perjalanan kepemimpinan beliau dalam membangun Lampung tidak akan terasa lengkap dan terasa hambar tanpa dukungan nyata, semangat, dan kontribusi aktif dari generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna.
 
Di sisi lain, Gubernur harus total memeluk hangat KATAR tanpa ragu dan mendorong penguatan sumber daya pemuda sebagai ujung tombak kemajuan. Dukungan politik, fasilitas, dan kepercayaan penuh dari pimpinan daerah akan menjadi energi besar bagi organisasi ini untuk berkembang dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
 
Sosok yang diharapkan mampu memegang kendali organisasi ini adalah Wahrul Fauzi Silalahi. Ia dikenal memiliki rekam jejak yang teruji, dengan sepak terjang yang konsisten dalam mengadvokasi kepentingan masyarakat serta menunjukkan kepedulian tinggi terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan. Karakter inilah yang dinilai tepat untuk menyatukan seluruh elemen pemuda dan mengembalikan kejayaan Karang Taruna.
 
Dalam menyambut Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 9 Tahun 2025 yang menjadi dasar hukum terbaru dan memperkuat kedudukan Karang Taruna, diharapkan Wahrul Fauzi Silalahi mampu menyatukan seluruh kader pemuda — baik di tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten/kota — menjadi satu kesatuan yang solid dan terstruktur rapi. Hal ini akan menjadi kekuatan besar yang selama ini dinanti. Sebab, kelemahan utama Karang Taruna selama ini adalah kondisi yang tercerai-berai: pengurus di desa, kecamatan, hingga kabupaten/kota belum menyatu secara utuh, dan alur komando serta koordinasi pun belum jelas. Inilah tantangan utama kepemimpinan Wahrul Fauzi Silalahi ke depan.
 
Untuk membentuk Karang Taruna sebagai organisasi modern sesuai semangat regulasi terbaru tersebut, diharapkan juga dilakukan inventarisasi menyeluruh terhadap seluruh kader dan pengurus, mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga provinsi. Sehingga semuanya terdata dengan baik, terkelola secara tertib, dan memiliki jalur instruksi yang jelas serta teratur.
 
Lebih dari sekadar wadah berkumpul, Karang Taruna adalah ujung tombak pemberdayaan pemuda. Dengan payung hukum Permensos Nomor 9 Tahun 2025 yang semakin mempertegas peran dan fungsi organisasi, ruang gerak menjadi lebih luas, namun tetap membutuhkan arah yang tepat agar tidak kehilangan tujuan.
 
Pembenahan yang dimaksud bukan sekadar pergantian nama atau struktur, melainkan transformasi menyeluruh: memperkuat solidaritas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menggali potensi ekonomi sosial, hingga mendekatkan aspirasi pemuda dengan kebijakan pembangunan daerah.
 
Ibarat kapal besar yang berlayar di samudra luas, dibutuhkan nakoda yang paham peta arah, tangguh menghadapi badai, dan mampu menyatukan seluruh awak kapal. Sosok seperti Wahrul Fauzi Silalahi diharapkan mampu menjadi jembatan antara suara pemuda di lapangan dengan kebijakan strategis Gubernur Yay Mirza.
 
Akhirnya, kita selalu diingatkan satu kebenaran abadi: tak ada peradaban hebat tanpa peranan pemuda. Di tangan pemimpin yang tepat dan dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Karang Taruna Provinsi Lampung akan tumbuh menjadi kekuatan nyata, mitra setia Gubernur, dan motor penggerak utama mewujudkan Lampung yang maju, mandiri, dan sejahtera. 
 
 

0 Komentar

Posting Komentar