Kasus Mujiran, Ketua BM-PAN Lamsel Vicky Chandra Apresiasi Bupati, Sosok Pemimpin Daerah Yang Mengedepankan Nurani
Blbnewstv.id – Lampung Selatan || , 24 Mei 2026 – Langkah cepat dan bijaksana yang diambil Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi, dalam menangani kasus Mujiran (72 tahun) yang terjerat masalah hukum terkait dugaan pencurian getah karet, menuai apresiasi luas dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Ketua BM-PAN Lampung Selatan, Vicky Candra, yang menilai tindakan ini sebagai cerminan kepemimpinan sejati yang patut dijadikan teladan.
Seperti diketahui, kehadiran dan campur tangan langsung Bupati Radityo Egi menjadi kunci penyelesaian masalah tersebut. Ia turun tangan memediasi dan berdiskusi secara mendalam bersama pihak manajemen PTPN, demi mencari jalan keluar terbaik dan memastikan penyelesaian yang manusiawi bagi Mujiran. Berkat peran jembatan yang dibangunnya, warga lanjut usia itu kini diprediksi akan segera memperoleh kebebasan dan kembali berkumpul bersama keluarga.
Merespons hal tersebut, Vicky Candra menyampaikan kekagumannya atas sikap yang ditunjukkan oleh pemimpin daerah tersebut. Menurutnya, cara Bupati Radityo Egi menangani kasus ini membuktikan betapa tingginya nilai kemanusiaan dan kepekaan nurani yang dimilikinya dalam memimpin masyarakat.
“Langkah Bupati Lampung Selatan, Bapak Radityo Egi, yang turun langsung membahas dan menyelesaikan kasus Mujiran bersama pihak PTPN, adalah sebuah sikap kepemimpinan yang luar biasa dan wajib dicontoh oleh seluruh kader BM-PAN Lampung Selatan. Ini merupakan bukti nyata dan gambaran paling jelas tentang bagaimana seharusnya peranan kekuasaan dijalankan, yaitu sepenuhnya untuk melindungi segenap rakyatnya, tanpa memandang latar belakang maupun status sosial,” tegas Vicky Candra.
Lebih lanjut Vicky menekankan, pemimpin yang baik adalah mereka yang tidak hanya hadir dalam perayaan kemenangan atau peresmian proyek, tetapi juga hadir dan berjuang saat rakyatnya sedang dalam kesulitan dan posisi lemah. Di mata Ketua BM-PAN ini, sosok Radityo Egi telah membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang memegang teguh amanah, di mana setiap kebijakan dan tindakannya selalu berlandaskan pada nurani, keadilan, dan kepedulian terhadap kaum yang rentan.
“Ini menjadi standar bagi kami di lingkungan BM-PAN. Bahwa kekuasaan dan jabatan yang kami emban, baik di organisasi maupun nantinya di pemerintahan, haruslah bernyawa. Bapak Radityo Egi telah memberikan contoh nyata: kekuasaan itu ada untuk melindungi, bukan menindas; untuk merangkul, bukan menjauhi rakyat kecil,” tambahnya.
Kasus Mujiran pun kini menjadi tonggak baru yang semakin mengukuhkan citra kepemimpinan Radityo Egi. Ia tidak hanya dikenal sebagai pemimpin muda yang berani berinovasi dan memacu kemajuan daerah, tetapi juga pemimpin yang hatinya tetap berpihak pada rakyat. Nilai-nilai kemanusiaan yang ia usung kini menjadi inspirasi, tidak hanya bagi aparat pemerintahan, tetapi juga bagi seluruh elemen organisasi dan masyarakat di Lampung Selatan untuk saling menjaga dan melindungi sesama. (Red)
.png)
0 Komentar