Kepada Yth. Direktur Utama
PT Lampung Selatan Maju
di – Tempat
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Dengan hormat,
Melalui surat terbuka ini, kami ingin menyampaikan aspirasi dan pertanyaan kritis yang selama ini bergelayut di benak masyarakat Lampung Selatan terkait kinerja dan eksistensi PT Lampung Selatan Maju sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Kami sadar bahwa tujuan utama pendirian perusahaan ini adalah untuk mendorong kemajuan daerah dan menjadi salah satu sumber utama pemasukan bagi kas daerah melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, realitas di lapangan memunculkan berbagai tanda tanya besar yang perlu dijawab secara terbuka.
Pertanyaan kami sederhana namun mendasar:
1. Di mana letak "Inovasi" yang nyata?
Sudahkah PT Lampung Selatan Maju melahirkan inovasi-inovasi yang luar biasa (wah) dan terobosan baru yang signifikan untuk meningkatkan PAD Lampung Selatan? Atau justru selama ini terkesan jalan di tempat, sehingga terlihat "besar pasak daripada tiang"? Nama besar perusahaan harusnya sebanding dengan kontribusi nyata yang diberikan.
2. Apakah masih menjadi "Benalu" bagi Pemerintah Daerah?
Masihkah keberadaan perusahaan ini justru menjadi beban, memakan anggaran atau fasilitas daerah tanpa memberikan balik modal yang maksimal? Atau sudah benar-benar mandiri dan menjadi aset yang produktif serta menguntungkan?
3. Hanya Bisnis Parkir dan Beras?
Hingga saat ini, bisnis yang terlihat dan tersentuh oleh masyarakat seolah hanya berputar pada pengelolaan parkir dan distribusi beras. Apakah hanya itu saja lini bisnis yang bisa digarap? Padahal potensi Lampung Selatan sangat luas, mulai dari sektor pariwisata, pertambangan, perikanan, hingga pengelolaan aset daerah lainnya.
4. Apakah akan kembali menjadi "Batu Sandungan" dan Sarang Koruptor?
Kasus korupsi yang pernah menjerat pimpinan dan staf perusahaan di masa lalu masih segar dalam ingatan. Pertanyaannya kini: Apakah PT Lampung Selatan Maju akan kembali menjadi batu sandungan yang menghambat kemajuan daerah? Dan apakah lembaga ini berpotensi kembali melahirkan koruptor-koruptor baru jika sistem pengawasan dan tata kelola tidak diperbaiki secara total?
5. Aplikasi "Si Muli": Gemerlap Peluncuran vs Realita Keuntungan?
Kami juga mencatat peluncuran aplikasi "Si Muli" yang digelar dengan sangat meriah dan terkesan "fantastis". Namun pertanyaannya: Apakah kemegahan acara peluncuran tersebut benar-benar selaras dengan manfaat dan keuntungan yang dihasilkan? Apakah aplikasi ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan PAD, kemudahan layanan, dan kesejahteraan masyarakat? Atau justru hanya menjadi proyek teknologi yang menghabiskan anggaran tanpa hasil yang maksimal?
6. Apakah BUMD Hanya Jadi "Jalan Safi Perah" untuk Menguras Keuangan Daerah?
Pertanyaan paling mendasar yang menghantui pikiran masyarakat: Apakah keberadaan PT Lampung Selatan Maju ini sebenarnya hanya dijadikan "jalan safi perah" atau sarana untuk menguras keuangan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan? Apakah dana yang disuntikkan dan aset yang dikelola benar-benar kembali untuk kemaslahatan umum, atau justru mengalir ke kantong-kantong tertentu tanpa jejak yang jelas?
⚠️ PELAJARAN BERHARGA DARI KASUS ARINAL JUNAEDI
Kepada Manajemen, BELAJARLAH DARI SEJARAH!
Lihatlah apa yang menimpa Mantan Gubernur Lampung, Bapak Arinal Djunaedi, yang kini menjadi tersangka. Semua bermula dari efek domino pengelolaan BUMD yang tidak sehat.
Jangan sampai pengelolaan PT Lampung Selatan Maju yang amburadul, tidak transparan, dan sarat kepentingan ini nantinya justru menjadi "jebakan batman" yang menyeret nama baik pejabat tinggi daerah hingga berurusan dengan hukum.
Ingatlah, tata kelola BUMD yang buruk bukan hanya merugikan negara, tapi bisa menjadi bom waktu yang meledakkan karir dan masa depan seseorang.
PENUTUP::
Jika memang tidak mampu mengelola, dan jika dipandang hanya akan menjadi warisan mazrajat yang semakin suram tanpa harapan perubahan kemajuan sesuai cita-cita Bupati, maka kami memohon dengan sangat kepada Bapak Dirut beserta jajaran yang baru:
"SUDILAH KIBARKAN BENDERA PUTIH DAN MEMINTA UNTUK DIBUBARKAN SAJA."
Lebih baik lembaga ini ditutup total daripada terus menerus menjadi beban, menjadi sumber masalah, dan menjadi pemicu bencana hukum bagi pemimpin daerah. Jangan biarkan nama "Maju" justru menjadi ironi karena kenyataannya semakin mundur dan membawa petaka.
Mari bekerja profesional, transparan, akuntabel, dan berkontribusi nyata untuk kemaslahatan masyarakat Lampung Selatan. Atau, jika tidak sanggup, berikan jalan bagi yang lebih mampu dan lebih amanah.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hormat kami, Bagian Dari
Masyarakat Lampung Selatan
.png)
0 Komentar