MENJAGA MARWAH DAN KELESTARIAN ADAT SAIBATIN DARI OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB

MENJAGA MARWAH DAN KELESTARIAN ADAT SAIBATIN DARI OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB

OPINI

Oleh: Yoni Pimred BLB News Tv Putra Asli Bumi Lampung 

 

Blbnewstv.id – LAMPUNG ||  – Sebagai bagian dari masyarakat adat Lampung Saibatin, saya merasa sangat bangga dan merasa terhormat dilahirkan dari seorang ibu Lampung dan ayah Lampung. Darah Lampung mengalir deras di nadi saya, dan identitas sebagai masyarakat adat Saibatin adalah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi.

 

Adat Saibatin bukan sekadar tata cara atau tradisi semata, melainkan sebuah sistem kehidupan yang memuat nilai-nilai luhur, kearifan lokal, hukum adat, dan tatanan sosial yang telah dijaga turun-temurun sejak zaman nenek moyang. Filosofi "Adat bersendikan hukum, hukum bersendikan adat" menjadi pondasi kuat yang menjaga keharmonisan dan martabat masyarakat kita.

 

Namun, di tengah upaya kita melestarikan warisan leluhur, kita prihatin masih ada oknum-oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab yang mencoba merusak tatanan ini. Ada pihak-pihak yang mengatasnamakan adat, menggunakan simbol-simbol adat, atau bahkan mengaku sebagai bagian dari masyarakat Saibatin, namun tindakannya justru mencederai hati dan merusak marwah adat itu sendiri.

 

Jangan Main-Main dengan Adat

Mereka seringkali memanfaatkan nama besar adat untuk kepentingan pribadi, kekuasaan sesaat, atau bahkan untuk kepentingan bisnis yang merugikan orang lain. Ada yang mengklaim hak ulayat sembarangan, ada yang menggunakan gelar adat tanpa hak dan wewenang yang sah, hingga ada yang bertindak sewenang-wenang dengan berlindung di balik nama adat.

 

Tindakan semacam ini sangat menyakitkan bagi kita yang benar-benar menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan kesucian adat Saibatin. Adat seharusnya menjadi payung pelindung yang adil, bukan menjadi alat untuk menindas, mengintimidasi, atau merugikan pihak lain.

 

Sebagai anak kandung Lampung, saya tegaskan: Kita tidak akan tinggal diam melihat marwah adat kita dinodai.

 

Tanggung Jawab Kita Bersama

Menjaga kelestarian adat Saibatin adalah kewajiban setiap insan yang lahir dari rahim bumi Lampung. Kita harus waspada dan tegas dalam membedakan mana yang benar-benar berjiwa adat, dan mana yang hanya "memakai baju adat" tapi hatinya jauh dari nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.

 

Kita harus terus mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar mengenal dan memahami betul hukum adat, silsilah, dan tata krama yang benar, sehingga tidak mudah dibohongi atau dihasut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

 

Selain itu, kita juga mendukung penegakan hukum yang berlaku. Siapapun yang bersalah, siapapun yang merugikan orang lain, dan siapapun yang menyalahgunakan wewenang atas nama adat, harus bertanggung jawab sesuai dengan hukum yang berlaku, baik hukum adat maupun hukum negara.

 

Penutup

Kembali saya tegaskan, rasa bangga saya menjadi bagian dari Adat Saibatin tidak akan pernah pudar. Saya bangga menjadi anak Lampung, saya bangga memiliki budaya yang luhur dan mulia.

 

Mari kita satukan tekad untuk terus menjaga, merawat, dan melestarikan Adat Saibatin agar tetap berdiri tegak, bermartabat, dan jauh dari ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

 

"Piil Pesinggiri, Nemun Nyawai, Sakai Sambayan, Nengah Melimau."

0 Komentar

Posting Komentar