Blbnewstv.id – Lampung Selatan || Insiden pengusiran Aparatur Sipil Negara (ASN) saat berlangsungnya rapat di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan menjadi sorotan publik dan viral di media sosial belakangan ini.
Aksi anggota dewan yang akrab disapa Amel Sebagai Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Lampung Selatan, yang terlihat emosi dan meminta agar ASN tersebut keluar dari ruang rapat menuai beragam tanggapan. Salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya memberikan komentar pedas terkait kejadian tersebut.
Menurutnya, tindakan yang dilakukan oleh Amel Nanda Sari dinilai terlalu berlebihan atau lebay. Ia menilai bahwa cara tersebut terkesan hanya mencari perhatian atau istilah gaulnya caper (cari perhatian) semata demi eksistensi di hadapan publik, bukan karena masalah yang sesungguhnya krusial.
"Kami melihat kejadian itu sangat tidak profesional. Seharusnya sebagai wakil rakyat bisa menyampaikan aspirasi atau kritik dengan cara yang lebih santun dan beradab, bukan main sebot atau main usir begitu. Itu terlihat sekali lebay dan hanya cari sensasi," ujar tokoh tersebut dengan nada kesal, Senin (09/04).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ASN juga memiliki martabat dan hak untuk dihargai, terlebih dalam forum resmi seperti rapat dewan. Penanganan masalah dinilai harus dilakukan melalui mekanisme yang jelas, bukan dengan emosi sesaat yang justru mencoreng citra lembaga legislatif.
Di sisi lain, Tokoh Masyarakat yang dikonfirmasi terkait polemik ini juga menyoroti gaya kepemimpinan dan cara kerja Amel. Menurut sumber, sikap tersebut dinilai tidak mencerminkan sosok pemimpin yang bijaksana dan justru terkesan membesar-besarkan masalah kecil.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Amel dikarenakan pihak media kesulitan untuk konfirmasi maupun mendapatkan nomor Telepon nya, terkait penilaian tokoh masyarakat bahwa tindakannya tersebut hanya sekadar cari perhatian dan berlebihan. (Red)
.png)
0 Komentar