Blbnewstv.id – Lampung Selatan || ,31 Maret 2026 – Ketua Umum Lembaga Perlindungan Konsumen Gema Masyarakat Lampung (GML), Saefunnaim yang akrab disapa Kang Ay mengeluarkan pernyataan resmi untuk memberikan apresiasi yang tinggi atas video himbauan yang dibuat dan disebarkan oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama. Himbauan yang berbentuk peringatan keras kepada masyarakat hadir sebagai respons terhadap maraknya kasus penipuan online dan berbagai bentuk transaksi ilegal yang tengah mengancam stabilitas ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Lampung Selatan bahkan secara luas di seluruh provinsi Lampung.
Dalam siaran pers yang diterbitkan oleh sekretariat Lembaga Perlindungan Konsumen GML pada hari ini, Kang Aya menyampaikan bahwa konten himbauan yang disampaikan Bupati Radityo Egi sangat relevan dan tepat pada waktunya. "Himbauan yang berbentuk warning kepada masyarakat di tengah maraknya penipuan online dan transaksi ilegal – baik yang berkedok judi, maupun judi yang dikemas sebagai trading atau investasi bodong – memang merupakan ajakan yang sangat penting agar kita bersama-sama waspada dan tidak mudah tergiur," ucap Kang Aya dengan nada tegas namun penuh penghargaan.
Menurut Kang Ay dampak dari berbagai bentuk transaksi ilegal tersebut tidak bisa dianggap remeh sama sekali. "Dampaknya begitu besar terhadap ekonomi masyarakat. Kita sering melihat kasus di mana seorang keluarga kehilangan seluruh tabungan hidup hanya karena tergiur janji keuntungan besar dalam waktu singkat dari investasi bodong. Ada juga yang terjerumus ke dalam jerat pinjaman online yang tidak jelas legalitasnya, sehingga akhirnya harus menanggung bunga yang luar biasa tinggi dan bahkan mengalami intimidasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab," jelasnya menjelaskan kronologi kerusakan yang ditimbulkan oleh praktik-praktik ilegal tersebut.
Di sisi lain, Kang Ay juga mengungkapkan pandangannya yang cukup tegas mengenai perjuangan melawan judi online dan transaksi ilegal sejenis. "Saya berpendapat bahwa negara sudah kalah perang terhadap judi online jika hanya mengandalkan upaya penindakan secara konvensional saja. Kekuatan terakhir yang bisa kita andalkan adalah kesadaran masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu, kampanye kesadaran yang dilakukan oleh pemangku kebijakan seperti yang dilakukan Bupati Radityo Egi merupakan upaya terakhir yang sangat berharga dalam bersama-sama melawan praktek transaksi ilegal – baik judi online, investasi bodong, maupun pinjaman online yang marak menyebar di tengah masyarakat," paparnya dengan penuh keyakinan.
Kang Ay menambahkan bahwa fenomena transaksi ilegal bukanlah hal yang baru, namun keberadaan kasus ini semakin meresahkan seiring dengan perkembangan teknologi digital yang tidak seimbang dengan peningkatan literasi keuangan dan hukum masyarakat. "Setiap hari kita melihat dan membaca berita tentang korban praktek transaksi ilegal di masyarakat. Namun, perhatian khusus terhadap masalah ini jarang sekali dikemukakan dan disampaikan oleh pemangku kebijakan sekelas Bupati," ungkapnya dengan nada menyayangkan.
Menurutnya, perhatian terhadap masalah ini memiliki nilai substantif yang sangat besar karena secara langsung memengaruhi pembangunan sebuah daerah, terutama menyangkut kualitas sumber daya manusia. "Ketika sebagian besar masyarakat terjebak dalam jerat transaksi ilegal, maka produktivitas mereka akan menurun drastis. Mereka akan lebih fokus pada cara cepat kaya yang bohong ketimbang bekerja keras untuk meningkatkan kualitas diri dan berkontribusi pada pembangunan daerah. Ini adalah masalah yang mendasar yang harus menjadi perhatian utama setiap pemimpin daerah," jelas Kang Aya menjelaskan hubungan antara transaksi ilegal dengan pembangunan daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Kang Ay tidak sungkan untuk memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Radityo Egi Pratama. "Saya mengapresiasi dan acungkan dua jempol buat beliau. Langkah yang diambil beliau tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung Selatan, namun juga menjadi contoh yang sangat baik bagi kepala daerah lain di seluruh Indonesia," ucapnya dengan penuh semangat.
Kang Ay juga mengutarakan harapannya agar langkah yang dilakukan Bupati Radityo Egi bisa menjadi inspirasi dan diikuti oleh setiap kepala daerah di seluruh Indonesia. "Semoga jejak beliau bisa diikuti setiap kepala daerah hingga akhirnya masalah transaksi ilegal ini bisa menjadi isu dan kampanye nasional. Hanya dengan cara itu, negara bisa benar-benar sadar akan ancaman bahayanya yang tidak hanya merusak ekonomi masyarakat, namun juga struktur sosial dan moral bangsa kita," tutup Kang Aya dalam siaran persnya.
Lembaga Perlindungan Konsumen GML sendiri mengungkapkan bahwa selama ini organisasi kami yang bersifat Lexs spesialis di bidang perlindungan konsumen selalu membersamai pemerintah dalam menyebarkan kampanye kesadaran ini lebih luas lagi. Beberapa program yang dilakukan antara lain penyelenggaraan lokakarya literasi keuangan bagi masyarakat bersama kementrian walaupun dalam tahap penyebarluasan melalui media sosial menyisir kelompok rentan seperti pelajar, ibu rumah tangga, dan pengusaha mikro kecil menengah (UMKM), serta pembuatan materi edukatif yang lebih mudah diakses oleh masyarakat luas melalui berbagai platform digital. (Yoni)
.png)
0 Komentar