Hampir Satu Dekade Mengabdi, Intji Indriati Pamit Tinggalkan Lampung Selatan

Blbnewstv.id – Lamsel - Kalianda ||  - Setelah 9 tahun 7 bulan menjadi bagian dari roda pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati akhirnya berpamitan. Kini dipercaya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Utara, ia menyempatkan diri kembali ke Kalianda untuk bersilaturahmi sekaligus memohon doa restu.

Kunjungan yang digelar di Aula Krakatau, Kamis (26/2/2026), berlangsung dalam suasana hangat dan penuh haru. Bagi Intji, Lampung Selatan bukan sekadar tempat mengabdi, melainkan ruang pengabdian yang membentuk perjalanan karier dan kehidupannya.

“Saya ingin bersilaturahmi, meminta maaf, sekaligus memohon doa restu atas amanah baru sebagai Sekda Kabupaten Lampung Utara. Saya datang karena kangen dengan Lampung Selatan, daerah yang sangat bermakna bagi saya,” ujarnya.

Sebelum menjabat sebagai Sekda Kabupaten Lampung Utara, Intji mengabdikan diri cukup lama di Kabupaten Lampung Selatan.

Selama hampir satu dekade, ia menempati sejumlah posisi strategis, mulai dari Kepala BPKAD, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Pejabat Sekda, Plt Kadis Pariwisata hingga jabatan terakhir sebagai Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD).

Rentang waktu tersebut, menurutnya, menjadi fase penting dalam kehidupan. Sejak pindah ke Lampung Selatan pada tahun 2016, Intji mengaku tidak pernah pindah rumah karena padatnya aktivitas pekerjaan.

Pengalaman itu membentuk kedekatan emosional yang sulit ditinggalkan. Ia menyebut kekompakan dan soliditas jajaran Pemkab Lampung Selatan sebagai modal utama yang akan ia bawa ke tempat tugas barunya.

"Saya merasakan kompak, satu komando, satu suara. Mudah-mudahan itu menjadi modal saya di sana. Saya melihat Lampung Selatan kini semakin maju," tuturnya.

Intji berharap, semangat kolaborasi yang selama ini terbangun dapat ia terapkan di Kabupaten Lampung Utara. Ia juga optimistis daerah barunya mampu berkembang dan mengikuti jejak kemajuan Lampung Selatan.



Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan permohonan maaf jika selama bertugas terdapat kekhilafan. Baginya, komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan birokrasi.

“Kalau komunikasinya bagus, ngobrolnya enak, senyum, insyaallah semua selesai,” katanya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, menyampaikan bahwa agenda pelepasan resmi sebenarnya telah direncanakan.

Namun karena bertepatan dengan bulan Ramadhan serta kesibukan sejumlah pihak, kegiatan tersebut belum dapat direalisasikan.

“Kami berdiskusi untuk saat itu melaksanakan pelepasan, tetapi karena memasuki Ramadhan dan kesibukan Bu Intji serta Pak Bupati, hingga saat ini belum bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Supriyanto juga menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan kontribusi Intji selama menjabat. Ia menilai pengalaman panjang di Lampung Selatan menjadi bekal penting dalam mengemban amanah baru sebagai Sekda di Lampung Utara.

“Mudah-mudahan apa yang sudah dibangun bersama di Lampung Selatan bisa terus berlanjut dan membawa kebaikan di tempat tugas beliau yang baru,” katanya.

Kepergian Intji memang meninggalkan jejak tersendiri. Namun, bagi jajaran Pemkab Lampung Selatan, peninggalan hampir satu dekade itu menjadi bagian dari sejarah birokrasi daerah yang akan terus dikenang. (Yoni)

0 Komentar

Posting Komentar