Edukasi dan informasi PKRS Tentang Penggunaan Obat Saat Puasa

Blbnewstv.id – Lampung Selatan – Kalianda || PKRS menyelenggarakan Penyuluhan Kesehatan dengan tema “Penggunaan Obat Saat Puasa”. Penyuluhan disampaikan oleh  dr. Nur Suci. A   di Area instalasi  Rawat  RSUD Bob Bazaar SKM, Kalianda Kabupaten Lampung Selatan pada hari Kamis (26/2/2026). 

Perubahan pola makan pada saat puasa akan mempengaruhi waktu penggunaan obat bagi pasien yang sedang berpuasa

Umumnya meminum obat yang dianjurkan untuk diminum pada saat sahur atau berbuka puasa. 

Obat yang diminum lebih dari dua kali sehari dapat dikonsumsi saat sahur, berbuka puasa, dan tengah malam. Penggunaan obat yang tidak diminum melalui mulut atau masuk saluran cerna seperti obat tetes mata, salep, obat suppositoria tidak membatalkan puasa.


Karena tidak semua obat membatalkan puasa, obat yang tidak membatalkan puasa yaitu Obat yang tidak masuk ke saluran pencernaan.


Beberapa bentuk sediaan obat di bawah ini tidak membatalkan puasa antara lain :

1. Obat kulit Adalah Obat yang di oleskan di  kulit Seperti ( Krim, Salep )

2. Obat uang di selipkan di bawah lidah seperti obat nitrogliserin untuk pasien jantung

3. Obat yang di suntik  Seperti Penggunaan Insulin pada pasien Diabetes

4. Obat tetes mata atau telinga 

Beberapa bentuk sediaan obat di bawah ini tidak membatalkan puasa :

Obat kumur tidak membatalkan puasa selagi tidak tertelan.

Pemberian oksigen dan obat bius.

Pemberian obat melalui vagina atau anus.

Bagaimana cara penggunaan obat saat puasa??


Penggunaan obat 1x sehari dapat digunakan saat berbuka, malam hari  atau saat sahur

Penggunaan obat 2x sehari disarankan untuk dikonsumsi saat sahur dan berbuka

Penggunaan obat 3x sehari disarankan saat berbuka puasa, jelang tengah malam, dan saat sahur

Penggunaan obat 4x sehari disarankan saat berbuka puasa, jam 22.00. jam 01.00, saat sahur.

Penggunaan obat sebelum dan sesudah makan

Sebelum makan sekitar 30 menit sebelum makan sahur atau berbuka

Sesudah makan sekitar 5-10 menit sesudah makan besar   

Catatan : Jikan ada obat yang harus diminum tengah malam sesudah makan, disarankan untuk makan roti atau sedikit nasi sebelum minum obat.

Penggunaan obat diabetes oral saat puasa

Pada pasien yang mendapatkan obat diabetes oral dengan dosis 1x sehari disarankan untuk mengkonsumsi obat pada saat berbuka. Hindari penggunaan obat diabetes oral pada saat makan sahur agar tidak terjadi penurunan gula darah  yang drastis saat berpuasa di siang hari.

Penggunaan obat hipertensi oral saat puasa

Jika dokter meresepkan obat hipertensi dengan dosis 1x sehari maka disarankan agar obat hipertensi dikonsumsi saat makan sahur agar dapat mengontrol tekanan darah selama beraktivitas di siang hari.

Penggunaan obat lambung saat puasa

Jika obat un tuk penyakit lambung di berikan 1x sehari maka sebaiknya di konsumsi sebelum tidur. sedangkan untuk obat lambung yag diminum 2x sehari sebaiknya di konsumsi saat malam hari sebelum tidur dan saat makan sahur. hal ini disebabkan karna asam lambung mencapai kadar paling tinggi saat malam hari.


Penggunaan obat insulin saat puasa

Jika insulin kerja panjang, dipakai 1x sehari saat berbuka, dosis dikurangi 15-30% Contohnya : Lantus, Levemir


Jika insulin kerja pendek dipakai 2x sehari saat berbuka dosis normal saat sahur dosis dikurangi 25-50%  Contohnya : Novorapid, Apidra


Jika insulin campuran, dipakai 2x sehari saat berbuka dosis normal saat sahur dosis di kurangi 25-50%  Contohnya : Humalog, Mix


 Sekian Informasi dari kami semoga berman faat bagi kita semua, Apabila di antara bapak/ibu yang membaca ingin berkonsultasi langsung tentang obat-obatan. Bapak/ibu dapat mengunjungi PIO ( Pelayanan Informasi Obat) yang buka setiap hari senin sampai sabtu, Bapak/ibu akan dilayani Oleh Apoteker RSUD Bob Bazaar SKM Kalianda. (Red..)

0 Komentar

Posting Komentar